"Memahami Orang Tua
Kita yang sudah Menua"
---------------------------------
Banyak anak muda yang merasa cukup terganggu dengan ayah/ibu yang sudah usia lanjut dan cerewet, suka ngomel, banyak bicara dll.
Namun tahukah Anda bahwa sebenarnya dengan cerewet,
suka cerita, ngomel, dll, ini sebenarnya bentuk verbal catharsis,
yaitu orangtua mengeluarkan unek-uneknya sehingga setelahnya hatinya akan menjadi lega dan nyaman.
Selama orangtua masih mau bicara, mengeluarkan pikiran dan terutama perasaannya dalam bentuk verbal, ini tentu sangat bagus,
daripada mereka hanya diam saja. Semakin mereka diam, tidak ada komunikasi, maka akan semakin tidak baik bagi diri mereka.
Sebagai anak kita perlu bijak memahami kondisi dan situasi orangtua kita.
Seorang rekan dokter yang sedang dalam proses sertifikasi hipnoterapis berkata,
"Walau saya bisa hipnoterapi, saya tidak akan mensugesti ibu saya agar tenang dan tidak cerewet lagi.
Memang Ibu saya ini cewewetnya minta ampun. Namun, justru inilah yang membuat Beliau bisa selalu sehat dan panjang umur. Saat ini Beliau berusia 92 tahun."
Saat kecil, kita cerewetnya minta ampun. Kita bicara hal-hal yang tidak penting, suka mengulang-ulang apa yang sudah dikatakan atau ditanyakan.
Namun, karena saat itu kita masih kecil, masih baru belajar bicara, cerewetnya kita dianggap lucu dan menyenangkan.
Saat seseorang menjadi tua,
suka atau tidak suka ia akan kembali seperti anak kecil.
Namun, karena sekarang tubuhnya sudah tua, renta, dan keriput, cerewetnya tidak lagi lucu dan menggemaskan, malah terkesan menjengkelkan.
Sayangilah orangtua apa adanya, dengan segala keluguan dan kekurangan mereka,
selama mereka masih ada bersama kita. Suatu saat nanti, saat suara mereka sudah tidak lagi terdengar, kita pasti akan kangen dan merasa kehilangan.
Ingat, nanti kita juga akan menjadi tua, renta, keriput & cerewet seperti orangtua kita.
Lahir, Tua, Sakit & Mati.
Nah, rekan-rekan, bagaimana menurut Anda ?
Selasa, 16 Desember 2014
Senin, 15 Desember 2014
Karma atau Tuhan
Stephen Hawking: Sains Lebih Meyakinkan dari Tuhan
"Sebelum kita memahami ilmu pengetahuan, wajar kalau kita meyakini Tuhan lah yang menciptakan alam semesta. Tapi sekarang sains menawarkan penjelasan yang lebih meyakinkan"
Selengkapnya http://bit.ly/1voI7c9
-----------------
TUHAN atau KARMA, yang mana yang Nyata?
Sahabat,
sosok yg maha ini dulunya pernah membuat saya lemah dan goyah tanpa arah dan tujuan pasti... ketika dihadapkan kepada permasalahan kehidupan yg berat saya hanya bisa berdoa "Oh Tuhan Tolonglah.."
kemudian hari demi hari berlalu.... masalah yg saya hadapi akibatnya kutanggung sendiri jua... kemudian sambil menangis saya bertanya kepadanya "Mengapa dan Mengapa" tp tidak pernah ada jawaban sehingga terkadang munculllah pikiran menyalahi tuhan atas derita nasib & masalah yg menimpa saya... tak pernah saya berusaha untuk lebih banyak berbuat kebajikan... karena pikiran saya telah terpatri adanya suatu sosok yg dapat menolong saya di kehidupan ini ataupun setelah mati. hasilnya nol besar... yg ada hanya pikiran yg berusaha membenarkan semua kesemuan ini...dan semakin saya menjadi goyah dan ragu...
Kemudian saya mengenal yg namanya "Karma"
Setelah mengenal karma pikiran saya lebih terbuka & bersikap lebih bijaksana... dan tidak pernah saya menyesali beratnya masalah kehidupan yg saya hadapi yg merupakan buah karma yg dulu saya perbuat... sehingga membuat saya lebih damai dan terus menerus menambah perbuatan baik.... serta pikiran saya sudah tidak pernah menyalahkan tuhan lagi...damainya hatiku....
Tidak di langit, di tengah lautan, di celah-celah gunung
atau di manapun juga dapat ditemukan suatu tempat
bagi seseorang untuk dapat menyembunyikan diri
dari akibat perbuatan jahatnya.
(Dhammapada syair 227.)
"Karenanya, Ananda,
bersemayamlah sebagai pulau bagi dirimu sendiri,
pelindungmu sendiri, tiada pelindung lain;
Dhamma sebagai pulaumu,
Dhamma sebagai pelindungmu,
tiada pelindung lain."
(Mahaparinibbana Sutta, Digha Nikaya.)
"Sebelum kita memahami ilmu pengetahuan, wajar kalau kita meyakini Tuhan lah yang menciptakan alam semesta. Tapi sekarang sains menawarkan penjelasan yang lebih meyakinkan"
Selengkapnya http://bit.ly/1voI7c9
-----------------
TUHAN atau KARMA, yang mana yang Nyata?
Sahabat,
sosok yg maha ini dulunya pernah membuat saya lemah dan goyah tanpa arah dan tujuan pasti... ketika dihadapkan kepada permasalahan kehidupan yg berat saya hanya bisa berdoa "Oh Tuhan Tolonglah.."
kemudian hari demi hari berlalu.... masalah yg saya hadapi akibatnya kutanggung sendiri jua... kemudian sambil menangis saya bertanya kepadanya "Mengapa dan Mengapa" tp tidak pernah ada jawaban sehingga terkadang munculllah pikiran menyalahi tuhan atas derita nasib & masalah yg menimpa saya... tak pernah saya berusaha untuk lebih banyak berbuat kebajikan... karena pikiran saya telah terpatri adanya suatu sosok yg dapat menolong saya di kehidupan ini ataupun setelah mati. hasilnya nol besar... yg ada hanya pikiran yg berusaha membenarkan semua kesemuan ini...dan semakin saya menjadi goyah dan ragu...
Kemudian saya mengenal yg namanya "Karma"
Setelah mengenal karma pikiran saya lebih terbuka & bersikap lebih bijaksana... dan tidak pernah saya menyesali beratnya masalah kehidupan yg saya hadapi yg merupakan buah karma yg dulu saya perbuat... sehingga membuat saya lebih damai dan terus menerus menambah perbuatan baik.... serta pikiran saya sudah tidak pernah menyalahkan tuhan lagi...damainya hatiku....
Tidak di langit, di tengah lautan, di celah-celah gunung
atau di manapun juga dapat ditemukan suatu tempat
bagi seseorang untuk dapat menyembunyikan diri
dari akibat perbuatan jahatnya.
(Dhammapada syair 227.)
"Karenanya, Ananda,
bersemayamlah sebagai pulau bagi dirimu sendiri,
pelindungmu sendiri, tiada pelindung lain;
Dhamma sebagai pulaumu,
Dhamma sebagai pelindungmu,
tiada pelindung lain."
(Mahaparinibbana Sutta, Digha Nikaya.)
Dosa Sang Maha Kuasa
Bila ada Sang Maha Kuasa yg dapat mendatangkan bagi setiap mahluk ciptaanya keBahagiaan atau Penderitaan, perbuatan baik maupun jahat, maka yg Maha Kuasa itu diliputi Dosa, sedangkan manusia hanya menjalankan perintahnya saja !
~ Mahabodhi Jataka 528
_/\_ 阿彌陀佛
Semoga Semua Makhluk Berbahagia
Sadhu Sadhu Sadhu..
~ Mahabodhi Jataka 528
_/\_ 阿彌陀佛
Semoga Semua Makhluk Berbahagia
Sadhu Sadhu Sadhu..
Minggu, 14 Desember 2014
TEH CELUP�
- Teh celup terdiri dari muatan teh dikemas didalam kantong kertas kecil.
- Tehnya sendiri tidak berbahaya, yang berbahaya adalah kantong kertas kemasannya ~> karena kantong teh itu terbuat dari kertas kecil berserat renggang yang pada umumnya kertas itu dibuat dari pulp (bubur kertas) yang terbuat dari bahan kayu; bubur ini berwarna coklat tua.
Untuk membuat serat pulp itu berwarna putih, digunakan bahan kimia pemutih yang terbuat dari senyawa "chlorine" yang sangat pekat.
Zat ini fungsi untuk disinfektan kertas hingga kertas terbebas dari bakteri pembusuk & tahan lama.
Karena sifat disinfektan, chlorine dalam jumlah besar tentu berbahaya.
Sayang dalam proses, chlorine ini tetap tertinggal dalam produk kertas, karena tidak dilakukan penetralan, akibat biaya sangat tinggi ~> kertas semacam inilah yang kemudian digunakan sebagai kantong teh celup.
- Hindari mencelup teh terlalu lama.! Anda pikir semakin lama merendam teh celup dalam air panas, semakin banyak sari teh yang tertinggal dalam cangkir, namun yang terjadi sebaliknya ~> akan semakin banyak kandungan chlorine yang larut dalam teh ~> hindari merendam lebih dari 3 menit.!
- Tak jauh beda dengan racun serangga, penelitian mencurigai asupan chlorine dalam tubuh manusia berhubungan dengan kemandulan pria, bayi lahir cacat, mental terbelakang dan kanker.
JALAN KELUARNYA :
1. Jangan terlalu lama mencelup teh celup dalam air panas, jangan lebih dari 3 menit.
2. Hindari teh celup, balik ke sistem tradisional teh teko, teh tubruk dll
- Teh celup terdiri dari muatan teh dikemas didalam kantong kertas kecil.
- Tehnya sendiri tidak berbahaya, yang berbahaya adalah kantong kertas kemasannya ~> karena kantong teh itu terbuat dari kertas kecil berserat renggang yang pada umumnya kertas itu dibuat dari pulp (bubur kertas) yang terbuat dari bahan kayu; bubur ini berwarna coklat tua.
Untuk membuat serat pulp itu berwarna putih, digunakan bahan kimia pemutih yang terbuat dari senyawa "chlorine" yang sangat pekat.
Zat ini fungsi untuk disinfektan kertas hingga kertas terbebas dari bakteri pembusuk & tahan lama.
Karena sifat disinfektan, chlorine dalam jumlah besar tentu berbahaya.
Sayang dalam proses, chlorine ini tetap tertinggal dalam produk kertas, karena tidak dilakukan penetralan, akibat biaya sangat tinggi ~> kertas semacam inilah yang kemudian digunakan sebagai kantong teh celup.
- Hindari mencelup teh terlalu lama.! Anda pikir semakin lama merendam teh celup dalam air panas, semakin banyak sari teh yang tertinggal dalam cangkir, namun yang terjadi sebaliknya ~> akan semakin banyak kandungan chlorine yang larut dalam teh ~> hindari merendam lebih dari 3 menit.!
- Tak jauh beda dengan racun serangga, penelitian mencurigai asupan chlorine dalam tubuh manusia berhubungan dengan kemandulan pria, bayi lahir cacat, mental terbelakang dan kanker.
JALAN KELUARNYA :
1. Jangan terlalu lama mencelup teh celup dalam air panas, jangan lebih dari 3 menit.
2. Hindari teh celup, balik ke sistem tradisional teh teko, teh tubruk dll
Mencari kesempurnaan
Seorang wanita yg tidak bisa memasak sedang mencari pasangan hidup yg sempurna. Dia bertemu dengan seorang pemuda yg sangat tampan. Namun, menolaknya karena tidak bisa memasak. Dia pun mencari lagi & menemukan yg lebih tampan & bisa memasak tetapi bodoh. Dia pun meninggalkannya. Akhirnya, dia menemukan pemuda yg begitu tampan, masakannya melebihi restoran bintang 5 & memiliki 3 restoran pribadi. Cerdas & bergelar doktor di bidang ekonomi, pengetahuannya begitu luas, baik hati & welas asih. Its perfect ! Tetapi, tidak bisa dinikahinya karena si pemuda juga sedang mencari wanita yg sempurna !
Kebahagiaan
KEBAHAGIAAN...
Ketika gelap, baru tersadarkan arti dari terang.
Ketika kekeringan, baru tersadarkan arti dari air.
Ketika kehilangan, baru tersadarkan arti dari memiliki.
Ketika sakit, baru tersadarkan arti dari kesehatan.
Ketika berpisah, baru tersadarkan arti dari kebersamaan.
Ketika mati, baru tersadarkan arti dari kehidupan.
Sungguh disayangkan "kesadaran"selalu datang terlambat...
Bukan kejadian yang membuat kita bahagia/ sedih tetapi saat harus memilih diantara keduanya.
Kemarin sudah tiada, esok belum tiba, kita hanya punya 1 hari yaitu hari ini.
Jangan sesali yang telah berlalu...
itu perbuatan sia2.
Yakini bahwa kebahagiaan adalah hasil dari memberi & melayani.
Tidak mungkin akan timbul kebahagiaan diatas penderitaan orang lain.
Syukurilah apa yang telah dimiliki, agar kebahagiaan selalu berada di sisi kita.
Jangan cari kesempurnaan tetapi sempurnakanlah yang telah ada.
Ketika gelap, baru tersadarkan arti dari terang.
Ketika kekeringan, baru tersadarkan arti dari air.
Ketika kehilangan, baru tersadarkan arti dari memiliki.
Ketika sakit, baru tersadarkan arti dari kesehatan.
Ketika berpisah, baru tersadarkan arti dari kebersamaan.
Ketika mati, baru tersadarkan arti dari kehidupan.
Sungguh disayangkan "kesadaran"selalu datang terlambat...
Bukan kejadian yang membuat kita bahagia/ sedih tetapi saat harus memilih diantara keduanya.
Kemarin sudah tiada, esok belum tiba, kita hanya punya 1 hari yaitu hari ini.
Jangan sesali yang telah berlalu...
itu perbuatan sia2.
Yakini bahwa kebahagiaan adalah hasil dari memberi & melayani.
Tidak mungkin akan timbul kebahagiaan diatas penderitaan orang lain.
Syukurilah apa yang telah dimiliki, agar kebahagiaan selalu berada di sisi kita.
Jangan cari kesempurnaan tetapi sempurnakanlah yang telah ada.
Renungan Pagi
Ada 3 Hal dlm hidup yg tidak boleh kembali :
1. Waktu
2. Kata-kata
3. Kesempatan
Ada 3 Hal yg dapat menghancurkan hidup seseorg :
1. Kemarahan
2. Keangkuhan😎
3. Dendam 👹
Ada 3 Hal yg tidak boleh hilang :
1. Harapan
2. Keikhlasan
3. Kejujuran
Ada 3 Hal yg paling berharga :
1. Kasih Sayang👪
2. Cinta
3. Kebaikan 😇
Ada 3 Hal dlm hidup yg tidak pernah pasti :
1. Kekayaan
2. Kejayaan
3. Mimpi
Ada 3 Hal yg membentuk watak seseorg :
1. Komitmen
2. Ketulusan
3. Kerja keras
Ada 3 Hal yg membuat kita sukses :
1. Tekad
2. Kemauan
3. Fokus
Ada 3 Hal yg tidak pernah kita tahu :
1. Rezeki
2. Umur
3. Jodoh
TAPI, ada 3 Hal dalam Hidup yg PASTI dan TIDAK DAPAT - DI ELAK KAN :
1. Tua
2. Sakit
3. Kematian
Ada 3 Hal dlm hidup yg tidak boleh kembali :
1. Waktu
2. Kata-kata
3. Kesempatan
Ada 3 Hal yg dapat menghancurkan hidup seseorg :
1. Kemarahan
2. Keangkuhan😎
3. Dendam 👹
Ada 3 Hal yg tidak boleh hilang :
1. Harapan
2. Keikhlasan
3. Kejujuran
Ada 3 Hal yg paling berharga :
1. Kasih Sayang👪
2. Cinta
3. Kebaikan 😇
Ada 3 Hal dlm hidup yg tidak pernah pasti :
1. Kekayaan
2. Kejayaan
3. Mimpi
Ada 3 Hal yg membentuk watak seseorg :
1. Komitmen
2. Ketulusan
3. Kerja keras
Ada 3 Hal yg membuat kita sukses :
1. Tekad
2. Kemauan
3. Fokus
Ada 3 Hal yg tidak pernah kita tahu :
1. Rezeki
2. Umur
3. Jodoh
TAPI, ada 3 Hal dalam Hidup yg PASTI dan TIDAK DAPAT - DI ELAK KAN :
1. Tua
2. Sakit
3. Kematian
Langganan:
Postingan (Atom)